Mengatasi Afdruk Screen Sablon Yang Mudah Bocor, terutama jika anda menyablon dalam jumlah atau kuantitas yang banyak.  Beberapa tips ini mungkin anda perlukan agar anda tidak letih dalam menyablon.

Penyebab Screen Mudah Bocor

Untuk Mengatasi Afdruk Screen Sablon Yang Mudah Bocor anda sebelumnya harus mengetahui apa saja penyebab screen mudah bocor.  Berdasarkan pengalaman kami, berikut ini penyebab utamanya yang paling sering terjadi :

  1. Proses penyinaran tidak sempurna. Tidak ada patokan berapa menit penyinaran dalam afdruk, ada yang mengatakan 10 menit atau ada juga yang mengatakan hanya 8 menit.  Hal ini tergantung intensitas cahaya lampu anda.  Jika anda menggunakan lampu neon dengan jumlah yang banyak misalnya 4 buah lampu, tentu anda tidak perlu lama-lama dalam proses penyinaran karena semakin lama screen akan susah tembus.
  2. Terdapat kotoran di kaca tempat penyinaran.   Pastikan kaca sudah di lap bersih dan tidak ada bercak walau satu titik pun, karena semua yang menghadang lampu saat penyinaran akan membekas di afdruk yang menyebabkan mudah bocor.
  3. Film tidak rata dan melekat sempurna pada screen.  Saat penyinaran pastikan kertas kalkir atau kertas film anda rata sempurna pada bidang kaca, jangan berkerut karena ini akan menyebabkan hasilnya tidak tajam.  Terburuk apabila ada gelembung udara maka itu menjadi biang masalah screen mudah bocor.
  4. Takaran Bremol dan Obat Biang Cahaya tidak merata atau kurang pas.  Tidak ada takaran yang tepat saat pencampuran Bremol dengan Obat Biang Cahaya, biasanya terlalu banyak biang akan menyebabkan Bremol tidak kuat dan mudah luntur.  Komposisi yang biasa kami terapkan adalah 1:6 atau 1:5 yakni 1 sendok biang untuk 6 atau 5 sendok makan Bremol.
  5. Afdruk belum kering sempurna saat penyinaran dan setelah pencucian.  Bila afdruk belum kering sempurna bisa dipastikan proses penyinaran bakal gagal dan anda screen anda mudah sekali bocor demikian pula setelah afdruk di cuci.
  6. Penyemprotan terlalu kuat.  Setelah proses penyinaran dan penyemprotan afdruk pada screen jangan semprot terlalu kuat, pastikan penyemprotan dilakukan dengan baik sehingga tidak merusak afdruk screen.

Mengatasi Afdruk Screen Sablon Yang Mudah Bocor

Setelah kita mengetahui penyebabnya maka secara otomatis anda pasti akan tahu cara Mengatasi Afdruk Screen Sablon Yang Mudah Bocor sesuai dengan point-point diatas.  Namun ada trik yang sangat sederhana dan mudah sekali dilakukan dalam Mengatasi Afdruk Screen Sablon Yang Mudah Bocor.  Diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Lapisi screen dengan dua kali timpa afdruk.  Hal ini membuat afdruk anda kokoh dan tidak mudah bocor tetapi efeknya anda akan agak susah dalam melakukan penyemprotan saat menjebol pori-pori kain screen.
  2. Gunakan obat pengeras afdruk.  Kami biasanya mengoleskan obat Harter sebagai penguat afdruk setelah screen diterawang dan dipastikan tidak ada yang bocor di awal.
  3. Melakukan eksperimen lama penyinaran.  Kami membuat eksperimen untuk menentukan berapa menit penyinaran yang tepat agar screen kuat dan tidak mudah bocor.  Caranya sederhana, buat interval 5-15 menit penyinaran.  Lakukan uji coba pada ketahanan screen, bila lama penyinaran lebih cepat misalnya 8 menit screen anda mudah sekali tanggal berarti anda perlu menambah sedikit waktu penyinarannya.  Jika screen susahhh banget jebolnya berarti penyinarannya terlalu lama sehingga afdruk menjadi keras.

Demikian beberapa tips singkat dalam Mengatasi Afdruk Screen Sablon Yang Mudah Bocor.  Bagi yang ingin bertanya silahkan berkomentar dibawah ya..

Salam hangat,

Mengatasi Afdruk Screen Sablon Yang Mudah Bocor

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas