Cara Mengatasi Screen Sablon Mudah Rusak

Tips dan Trik Cara Mengatasi Screen Sablon Mudah Rusak.  Apa sebab screen sablon mudah rontok ketika menyablon dalam jumlah yang banyak ? Berikut ini tips dan triknya yang sudah pernah kami coba.

Cara Mengatasi Screen Sablon Mudah Rusak

Kali ini fokus bahasan kita mengenai sebab screen sablon mudah rusak atau rontok, khususnya pada screen sablon kaos/baju.  Sebelumnya anda harus paham teknik awal sebelum membuat screen, karena letak pengaruh besarnya adalah proses awal pembuatan afdruk.

1. Membuat adonan afdruk yang tepat

Adonan afdruk sangat berpengaruh terhadap kuatnya afdruk pada screen sablon anda setelah proses pencahayaan.  Tidak ada rumusan mendasar berapa takaran afdruk (Bremol) yang digunakan dengan obat afdruk untuk pencahayaan.  Namun kita dapat menakarnya dengan melihat kepekatan warna kuning pada adonan afdruk.

Warna adonan afdruk berwarna kuning pucat.  Apabila adonan afdruk antara Bremol dan Biang Afdruk tampak berwarna kuning pucat ini artinya takaran biang afdruknya terlalu sedikit dari bremolnya.  Apakah ini bisa membuat screen gagal dalam pencahayaan ?  sebenarnya tidak juga, hanya saja proses pencahayaan akan membutuhkan waktu yang lama untuk membuat screen berhasil timbul. Bagaimana apabila kuningnya terlalu pekat ? sama saja, screen anda tetap berhasil akan tetapi semakin lama anda melakukan pencahayaan maka kemungkinan proses pembuatan screen gagal semakin besar.   Maka takarlah hingga warna bremol menjadi kuning yang pas tidak lebih tidak kurang.

Aduk adonan afdruk secara perlahan, jangan dikocok-kocok atau di orak-arik tidak beraturan hal ini akan menyebabkan kemungkinan munculnya buih halus yang bisa saja menyebabkan ketahanan afdruk berkurang.

Diamkan afdruk yang sudah di adon tersebut minimal 15 menit sebelum di oles pada permukaan screen, hal ini bertujuan agar adonan menyatu dengan sempurna.  Sedapat mungkin hindari sinar matahari langsung pada saat proses pengadonan.

2. Proses pengafdrukan pada screen sablon

Pada saat mengafdruk pada screen sablon, gunakanlah plastik atau kartu bekas sim card  yang sisinya lurus dan tidak ada goresan.  Oles secara merata bolak balik dengan ketebalan yang sama dan tepat.  Bila terlalu tipis maka screen mudah bocor atau ada potensi bocor halus, tetapi apabila terlalu tebal bisa saja screen akan mudah rontok saat pencucian setelah penyinaran dan proses pengeringannya menjadi lebih lama.

Cara Mengatasi Screen Sablon Mudah Rusak

3. Pastikan screen yang akan digunakan sudah kering sempurna

Screen yang sudah di afdruk apabila masih terlalu basah maka akan menyebabkan mudah rontok saat digesut beberapa kali, jadi sebaiknya keringkanlah screen dengan sempurna sampai terlihat benar-benar bening dan bergendang saat di pukul perlahan.

Gunakan cairan Harter

Apabila screen akan digunakan untuk jangka panjang atau jumlah yang banyak, oleskan obat Harter pada permukaan screen terutama bagian yang akan keluar gambarnya dengan kuas secara horizontal dan vertikal kemudian keringkan.

Cairan harter ini berwarna merah dan dilakukan setelah screen kering sempurna, tunggu dan biarkan sekitar 5 menit agar meresap dan menguatkan afdruk.

Cara Mengatasi Screen Sablon Mudah Rusak

Jangan Gunakan Rakel yang Rusak

Rakel yang bergerigi karena sering digunakan atau adanya butiran-butiran tinta yang membeku pada rakel dapat menyebabkan screen menjadi cepat rusak.  Maka sebaiknya bersihkan rakel setiap menggesut setidaknya 20-30 baju agar screen lebih aman.

Demikian tips singkat Cara Mengatasi Screen Sablon Mudah Rusak, apabila ada pertanyaan silahkan komentar dibawah agar kita bisa saling sharing ilmu.  Salam Sabloners!!

Sablon Kaos Murah Pontianak

Tinggalkan Balasan